BORNEONEWS, Palangka Raya - Aksi pencurian yang dilakukan oleh Ra alias Ma (35) warga Jalan Riau dan He (27) warga Jalan Bukit Raya diakuinya karena kepepet masalah ekonomi.
Untuk Ma, menyebut sudah beberapa kali beraksi. Sedangkan He, baru sekali. Namun demikian, polisi tetap akan mengembangkan lebih jauh peran keduanya dalam aksi kejahatan tersebut.
"Saya menyesal. Uang (hasil pencurian) untuk kebutuhan sehari-hari (termasuk foya-foya)," ucap Ma, Jumat (16/11/2018) malam.
Sementara itu, He mengaku motor yang diambil merupakan milik rekannya. Ia pun menyebut kapok dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa.
Ma dan He ditangkap tim gabungan kepolisian pada waktu dan tempat berbeda. Polisi juga memberi hadiah timah panas masing-masing dua peluru di bagian kaki.
--page
Ini karena keduanya tidak kooperatif terhadap anggota saat dilakukan pengembangan. Ma tercatat melakukan aksi pencurian dengan pemberatan (Curat), sedangkan He pencurian dengan kendaraan bermotor (curanmor). (BUDI YULIANTO/B-5)








