BORNEONEWS, Sampit - Bukan main tindakkan yang dilakukan oleh San Cs, selain melakukan pencurian sarang burung walet dibekali empat pucuk senjata api rakitan, mereka juga menggunakan sebuah Mobil Toyota Avanza yang diduga kuat merupakan hasil curian.
Hal itu diketahui setelah aparat berhasil mengamankan kendaraan roda empat yang digunakan para tersangka.
Nomor mesin di mobil tersebut sudah tidak terlihat lagi. Diduga sengaja dihilangkan menggunakan gerinda. Ini dilakukan untuk mempersulit pihak kepolisian melacak asal kendaraan tersebut.
"Selain nomor mesinnya tidak ada karena memang sengaja dihapus, plat nomor mobil itu juga tidak ada," ucap Kasatreskrim Polres Kotim AKP Wiwin Junianto Supriyadi mewakili Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Selasa (27/11/2018).
Diduga kuat mobil bergambar Super Hero Spyderman bertuliskan TRD Sportivo tersebut merupakan aksi kejahatan San Cs di Kabupaten Barito Timur (Bartim).
Sejauh ini pihak Satreskrim Polres Kotim tengah berkoordinasi dengan Polres Bartim jajaran untuk mengetahui pemilik mobil tersebut.
"Mobil yang digunakan tersangka ini memang hasil curian dari Kabupaten Bartim. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Polres disana. Mobil ini digunakan San Cs untuk transportasi setiap kali mereka melakukan aksi pencurian sarang burung walet, baik di Kabupaten Kotim maupun Seruyan," jelasnya.
Diketahui komplotan spesialis pencurian sarang burung walet ini berjumlah 5 orang. Adapun nama-nama tersangka yang sudah berhasil ditangkap yakni, San, Pend, Mud, dan seorang remaja.
Satu tersangka bernama Riski masih buron. Ris merupakan ayah tiri dari tersangka remaja. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-6)








