BORNEONEWS, Sampit - Seekor orangutan yang merusak dan memakan buah warga Dusun Remiling, Desa Ganepo, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berhasil dievakuasi setelah dilumpuhkan dengan cara dua kali ditembak yang mengandung bius.
"Evakuasi hewan dilindungi tersebut, petugas melakukan dua kali tembakan bius," ujar Komandan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit Muriansyah, Rabu (28/11/2018).
Tembakan bius pertama kali dibidik saat orangutan berada di kebun warga. Tembakan pertama sudah berhasil melumpuhkan primata tersebut. Namun saat dibawa ke pemukiman, ternyata orangutan tersebut hendak siuman kembali. Sehingga petugas kembali menembakkan obat bius ke tubuh hewan langka itu.
"Karena jarak antara dusun dan tempat evakuasi sangat jauh, orangutan tersebut sempat hendak siuman. Sehingga petugas langsung menembakan obat bius kedua kalinya," kata Muriansyah.
Saat ini orangutan jenis kelamin jantan dan berumur 30 tahun tersebut sudah dibawa ke Pangkalan Bun. Sedangkan kondisinya dalam keadaan sehat. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








