MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh– Keluarga pasien menjadi korban pencurian di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara.

Korban yang diketahui bernama Margaretha, warga Jalan Pungsi Tunggal, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, mengalami kerugaian yang diperkirakan mencapai Rp9 juta.

Berdasarkan informasi dari pihak rumah sakit, peristiwa terjadi Senin (3/12/2018) sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, suami Margaretha terbangun dan terkejut begitu mengetahui tas yang berisi barang berharga miliknya telah hilang.

Peristiwa itu langsung disampaikan ke pihak RSUD Muara Teweh. Pihak rumah sakitpun bergegas melihat rekaman CCTV di ruangan tempat hilangnya barang.

Berdasarkan rekaman CCTV tersebut, terlihat seorang lelaki bercelana jeans, berbaju kaos, dengan tinggi sedang, berbadan cukup gemuk, yang mondar mandir memantau ruang ICU tempat pasien di rawat.

--page

"Saat melihat keadaan sudah aman pelaku masuk dan keluar dengan membawa tas berwarna hitam yang didalamnya berisi emas, ponsel, dan uang sebesar Rp400 ribu serta surat berharga lainya," ungkap Humas RSUD Muara Teweh Agus Redha, Selasa (4/12/018).

Tas yang dicuri telah berhasil ditemukan di belakang gedung rumah sakit. Namun benda berharga di dalamnya telah hilang. Yang tersisa hanya surat-surat.

Berbekal rekaman CCTV, korban bersama pihak RSUD langsung melaporkan kejadian itu kepada aparat kepolisian.

Sementara itu, Kapolsek Teweh Tengah Nandi membenarkan adanya peristiwa pencurian tersebut.

"Iya telah terjadi kasus pencurian di RSUD Muara Teweh dan laporannya telah masuk Senin (3/12/2018) kemarin. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," katanya. (RAMADANI/B-3)