BORNEONEWS, Palangka Raya - Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah AKBP I Made Kariada menilai bahwa Kalteng masih dalam kategori darurat narkoba.
Kalteng juga menempati urutan ke lima penyalahguna narkoba tertinggi dari 34 provinsi se Indonesia dengan jumlah 38.981 pengguna.
Data ini berdasarkan hasil penelitian BNN dan Universitas Indonesia di tahun 2017. Pada 2018, jumlah pengguna narkoba di Kalteng meningkat menjadi 42.000 orang.
Lantas, daerah mana yang banyak beredar narkoba? Kabid Pemberantasan BNNP Kalteng AKBP I Made Kariada mengatakan, ada tiga wilayah yang paling banyak beredar narkoba.
"Palangka Raya, Kotim dan Kobar masuk zona merah. Namun demikian, yang lainnya tetap kita lakukan pengawasan," kata Made, Kamis (27/12/2018).
--page
"Langkah kita ke depan terus melakukan pemetaan jaringan dan penyelidikan," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-2)








