BORNEONEWS, Palangka Raya - Hingga saat ini ada sekitar 400 individu orangutan yang didik di Arboretum Nyaru Menteng, Kota Palangka Raya.
Dari jumlah tersebut Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation menilai ada sekitar 70 orangutan yang tidak mungkin dilepasliarkan ke habitat aslinya.
"Ada lebih dari 70 orangutan di Nyaru Menteng tidak mungkin kita lepasliarkan ke hutan karena kemampuannya tidak ada," ucap CEO Yayasan BOSF, Jamartin Sihite, Selasa (12/3/2019).
Kemampuan yang dimaksud ini adalah kemampuan untuk bertahan hidup jika dilepasliarkan di hutan liar.
"70 lebih orangutan yang kita anggap tidak bisa dilepasliarkan ini karena mereka tidak bisa mencari makan sendiri dan alasan lainnya," lanjutnya.
--page
Terbaru, BOSF melepasliarkan enam individu orangutan yang telah selesai melakukan rehabilitasi ke Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR) Kabupaten Katingan.
Ke-6 orangutan yang diberi nama Rosidin (20 tahun), Tristan (16), dan Borneo (1), dan 3 betina, yaitu Buntok, induk Borneo (12), Paijah (15), dan Danida (13) tersebut berasal dari Pulau Badak Besar, kabupaten Pulang Pisau. (GAZALI/B-6)








