BORNEONEWS, Palangka Raya - Peredaran narkotika hampir berdampak pada seluruh aspek. Tidak hanya merusak generasi bangsa, tapi sosial ekonomi negara pun ikut terpengaruh.
Kepala Kejaksaan Negeri Palangka Raya, Zet Tadung Allo mengatakan kepada Borneonews, Jumat (15/3/2019), dampak sosial ekonomi akibat narkotika adalah menyebabkan kerugian negara yang mencapai triliunan rupiah.
"Narkotika ini punya banyak sekali dampak negatif. Untuk dampak kerugian negara yang disebabkan oleh narkotika ini, negara merugi sampai Rp63 triliun per tahun," terangnya.
Kejati menambahkan, Kalimantan Tengah sampai saat ini masih menduduki posisi kelima penyalahgunaan narkotika secara nasional berdasarkan data dari BNN.
"Kalteng ini dari data yang kami terima dari BNN, sampai sekarang masih masuk peringkat kelima dari 2018 lalu. Di bawah DKI Jakarta, Sumatera Utara, Jawa Timur, Jawa Barat," jelas Zet.
--page
Selain dampaknya bagi kerugian negara, narkoba juga merusak generasi calon penerus bangsa ke depannya.
"Ya tentu merusak, karena jika sekali sudah pakai, akan pakai terus nantinya. Jadi kita tentunya harus sudah siap dengan generasi penerus yang buruk, jika kita tidak bersama-sama memerangi narkoba," tegasnya. (AGUS/B-2)








