BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (DPRD Kotim) Jhon Krisli meminta jika ada oknum yang terbukti ikut bermain dalam pengedaran narkoba agar dihukum lebih berat.
Dia menilai, peredaran narkoba di Kotim cendrung rawan mengingat banyaknya jalur transportasi dibandingkan daerah lainnya.
"Kita minta tegas saja dan kalau ada oknum terbukti mengedarkan narkoba ditindak dan dihukum lebih berat," ujarnya, Senin (9/4/2019).
Dia pun mencontohkan tindakan tegas Gubernur agar pengedar narkoba ditembak mati untuk menyelamatkan generasi Kalteng.
Terpisah, dalam pidato Jokowi di Palangka Raya, dia turut menyoroti Kalteng yang dinilai sudah masuk zona merah narkoba. "Jangan diberi ampun jika ada terbukti yang mengedarkan narkoba," ucap Jokowi. (GAZALI/B-2)








