BORNEONEWS, Palangka Raya- Kegiatan pascarehabilitasi menjadi salah satu hal yang dilirik Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Palangka Raya.
Ini diungkapkan Kepala BNNK Palangka Raya M Soedja'i seusai Diseminasi Informasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Kamis (11/4/2019).
Soedja'i mengatàkan, kegiatan pascarehabilitasi diperlukan untuk mencegah para penyalahguna narkoba kembali terjerumus ke dalam lubang yang sama.
"Kami ada kegiatan pascarehabilitasi. Sehingga pikiran dari pasién rehab itu tidak kemana-mana, yang justru nantinya akan menjerumuskan mereka kembali ke dunia narkoba," ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan bekerja sama dengan beberapa instansi pemerintah dalam mewujudkan kegiatan pascarehabilitasi tersebut.
--page
"Kami inginnya ada Usaha Ekonomi Produktif (UEP). Di situ kami tentunya kami bekerja sama dengan Kemenaker dan perdagangan. Kami merekomendasikan para pasien rehab ini untuk mendapat pelatihan biar bisa berkembang lagi," pungkasnya. (Agus/B-3)








