SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Laptop hasil curian pria putus sekolah 17 tahun ini sudah difoto dan rencananya mau dijual lewat media sosial namun batal setelah perbuatannya ketahuan.

Laptop curian itu milik mahasiswi Eka Safitri. Terdakwa mencuri laptop milik korban di wilayah Jalan Jaya Wijaya, Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Terdakwa mencuri pada Kamis (21/3/2019) lalu. Di barak korban yang letaknya disamping barak abangnya yang ia tempati. Plafon yang tidak tertutup dimanfaatkannya.

Ia masuk saat korban sedang berangkat kuliah. Setelah ia berhasil laptop itu ia sembunyikan. "Setelah diambil lalu difotonya mau dipromosikan lewat media sosial. Nah karena di foto itu ketahuan," kata Agung Adisetiyono penasihat hukum anak usai sidang tertutup itu, Rabu (24/4/2019).

Dari pengungkapannya dipersidangan, lanjut Agung, korban dan terdakwa yang ikut kakaknya itu tinggal di barak yang besebelahan. Saat korban tidak ada, kesempatan itu ia menguras isi barak.

--page

"Karena ada laptop barang berharga saat itu makanya barang itu yang dia ambil. Namun pengakuannya ini kali pertama ia melakukan perbuatan itu," tandas Agung. (NACO/B-5)