BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Untuk ketiga kalinya, SMPN 10 Arut Selatan atau Arsel menjadi korban pencurian. Dua komputer dan sebuah genset milik sekolah yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, RT 24, Kelurahan Mendawai, Dusun Karang Anyar, sekitar 7 Km dari pusat kota tersebut hilang.
Wakil Kepala Sekolah SMPN 10 Arsel Saad Rumadi, Jumat, 3 Mei 2019 mengatakan, hilangnya barang inventaris sekolah tersebut diketahui saat salah seorang guru datang ke sekolah tersebut Kamis, 2 Mei 2019 pagi.
"Saat guru tersebut berada di lingkungan sekolah, ia melihat pintu ruangan perpustakaan yang diamankan dengan teralis besi sudah dalam kondisi tercongkel. Gembok yang mengunci pintu berlapis teralis ditemukan tidak jauh dari tempat itu," jelas Saad.
Di dalam ruangan, lanjut Saad, diketahui bahwa 2 komputer dan sebuah genset milik sekolah yang disimpan di tempat tersebut hilang.
Setelah koordinasi antarguru, mereka kemudian melaporkan peristiwa ini ke Mapolsek Arsel.
--page
"Ini merupakan kasus pencurian ketiga yang dialami SMPN 20 Arsel. Diperkirakan kerugian yang dialami dalam kasus ini sebesar Rp15 juta. Kemungkinan pencuri memanfaatkan situasi dan kondisi sepi di lingkungan sekolah saat malam hari," jelas Saad
Apalagi lokasi sekolah yang berada jauh di tengah kebun sawit milik warga dan jauh dari permukiman. Karena itulah, Saad berharap kepada Pemkab Kobar agar sekolah bisa dipindahkan ke pinggir jalan umum.
"Sehingga keselamatan pelajar dan barang inventaris sekolah bisa lebih terjamin dan kasus serupa tidak terjadi lagi," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-2)








