BORNEONEWS, Sukamara - Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kabupaten Sukamara, Ahmadi mengatakan upaya pencegahan peredaran narkoba dikalangan anak muda, tidak hanya menjadi urusan pemerintah, tapi juga orang tua.
"Narkoba ini tidak hanya menjadi tangungjawab penegak hukum, pemerintah, kantor kementerian agama, tetapi semua pihak, termasuk orang tua," ucapnya, Kamis, 4 Juli 2019.
Saat ini peredaran narkoba sudah sangat menghawatirkan. Obat terlarang tidak hanya menyasar kepada kalangan dewasa, namun juga pelajar.
"Oleh karena it, kita berharap agar orang tua tidak lengah terhadap anaknya, perhatikan anaknya, bergaul dengan siapa dan apa yang dilakukannya saat berada diluar rumah, orang tua harus tau itu," harapnya.
Ahmadi menuturkan untuk memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Sukamara mama perlu adanya kerjasama dan sinergitas terhadap pihak terkait.
--page
"Semua harus bersinergi mulai dari BNK, Kepolisian, OPD, LSM dan masyarakat. Semua harus betul-betul melakukan langkah terpadu untuk melawan narkoba," ujarnya.
Langkah tersebut harus progresif, dan mengalahkan kelicikan para pengedar, sehingga dengan kekuatan dan kecerdasan yang dimiliki, diharapkan para pengedar bisa ditangkap.
"Peredaran narkoba tidak bisa dibiarkan lagi, harus dihentikan dan dilawan. Apabila dibarikan maka bisa kemana-mana serta merusak sendi-sendi kehidupan bangsa dan negara," tuturnya
"Ini perlu kita ingatkan betul, betapa sangat berbahayan narkoba itu. Kita memerlukam tindakan-tindakan kongkrit, tindakan-tindakan yang nyata untuk menghancurkan jaringan peredaran narkoba ini. Kita harus tegas menyatakan perang melawan narkoba," tukasnya. (NORHASANAH/B-6)








