PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Prakirawan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Metorologi Iskandar Kotawaringin Barat, Nikadek Trisna menyebutkan musim di wilayah Pangkalan Bun sudah terjadi akhir Juni dan puncaknya Agustus 2019.

Berdasarkan prakiraan cuaca, musim kemarau sudah terjadi diakhir Juni, tapi malah turun hujan karena ada fenomena MJO.

"Bahkan kemarin masih sempat terjadi hujan, itu karena ada fenomena MJO, tapi berdasarkan prakirawan bulan Juli sudah memasuki musim kemarau," ujarnya, amis, 4 Juni 2019.

Jadi, fenomena MJO itu diakhir Juni masuk ke wilayah Indonesia, dizona fase kedua. Ada aktivitas konfektir atau pertumbuhan awan yang lebih.

"Jadi yang seharusnya diakhir Juni sudah masuk musim kemarau malah hujan," jelasnya. Untuk sifat musim kemarau.

--page

Awal Juli musim kemarau di bawah normal atau sedikit lebih kering dibanding iklim biasannya.  "Puncaknya musim kemaraudi wilayah kobar ini di Agustus," pungkasnya. (DANANG/B-6)