BORNEONEWS, Sukamara - Bupati Sukamara, Windu Subagio, meminta adanya upaya konkret sekolah, untuk turut serta mengatasi penyalahgunaan lem fox dan obat batuk di kalangan pelajar.
"Saya ingin ada upaya konkret dari sekolah, untuk mencegah ataupun menghindarkan anak-anak kita dari penyalahgunaan lem dan obat batuk," kata Windu Subagio, Rabu, 24 Juli 2019.
"Saya menyadari, ini tidak sepenuhnya tugas guru. Kadang kenyataannya, anak-anak itu lebih menurut dengan guru dari orangtua. Saya berharap dengan pengaruh guru bisa membuat mereka takut untuk menyalahgunakan lem dan obat batuk," harapnya.
Selain itu, orangtua diharapkan untuk dapat terlibat dan berperan aktif mengawasi anaknya.
Windu berharap, sebelum masalah tersebut semakin parah, sudah ada upaya yang pasti untuk mengatasinya. Sehingga tidak ada lagi anak-anak di Sukamara yang kecanduan lem dan obat batuk.
--page
"Tetapi jangan sampai anak-anak kita itu pandai menyembunyikan. Sampai tidak ada jejaknya," tukas Windu Subagio. (NORHASANAH/B-11)








