SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pihak Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfo Kotawaringin Timur melakukan tes urine orang pegawainya.  Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi agar tidak ada pegawai yang terlibat narkoba.

"Seluruh pegawai di Diskominfo berjumlah 25 orang kami tes urine," ujar Kepala Diskominfo Kotim Multazam, Selasa, 26 November 2019.

Tes urine dilakukan bekerjasama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kotim, Satuan Reserse Narkoba Polres Kotim, dan juga Labkesda. Namun dari hasil tes, tidak ada satupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di dinas tersebut yang positif menggunakan narkoba. 

"Alhamdulillah hasilnya negatif, dan tidak ada satupun yang terindikasi menggunakan narkoba," kata Multazam.

Tidak hanya tes urine saja, para pegawai tersebut juga diberikan materi tentang bahaya narkoba oleh perwakilan Satreskoba Polres Kotim. Hal itu dilakukan agar mereka dapat mengetahui betapa bahayanya barang haram tersebut. Karena bukan hanya merusak kesehatan tubuh, namun juga akan merusak masa depan penggunanya.

--page

"Penyuluhan bahaya narkoba tersebut sebagai upaya kami agar pegawai bisa membentengi diri mereka dan menghindari yang namanya narkoba," terang Multazam. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)