PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Musorprov KONI Kalteng yang diselenggarakan, Sabtu 21 Desember 2019, berakhir deadlock. Terkait itu, nantinya akan diambil alih caretaker yang ditunjuk KONI Pusat, untuk memersiapkan musorprovlub.

"Ini secara otomatis nanti akan ada penjaringan ulang setelah KONI pusat memilih caretaker," kata Wakil Ketua Umum II KONI Pusat Bidang Organisasi, Litbang, dan Hukum, Mayjend TNI (purn) Nanang Djuana.

Adapun terkait penjaringan ulang tersebu, salah satu kandidat bakal calon, Christian Sancho, mengatakan masih berpikir ulang untuk kembali mencalonkan diri lagi sebagai Ketua KONI Kalteng.

"Untuk mencalonkan lagi saya pikir ulang lagi lah. Soalnya tidak mudah juga mengurusinya," ujar Sancho.

"Harus mendatangkan mereka dari pusat lagi. Ini itu ya pokoknya tidak gampanglah," tambahnya. 

--page

Sementara itu, kandidat bakal calon Ketua KONI Kalteng lainnya, Rahmadi G Lentam, menganggap keputusan deadlock tidak berarti akan diadakannya Musorprovlub.

"Keputusan malam ini artinya ialah adanya penundaan, bukan nantinya ada musorprovlub," jelasnya secara terpisah usai kegiatan. (ARNOL/B-11)