KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kapuas mewaspadai adanya cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi, dalam beberapa waktu ke depan ini.

Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana BPBD Kapuas Panahatan Sinaga bahwa saat ini sudah memasuki musim penghujan. Sesuai prakiraan BMKG curah hujan pada Januari 2020 akan semakin meningkat dan mencapai puncaknya pada Februari hingga Maret nanti.

"Curah hujan yang tinggi dan cuaca ekstrem perlu diwaspadai. Kedua faktor tersebut berpotensi menimbulkan ancaman bencana," ucap Panahatan Sinaga kepada wartawan usai hadiri apel gelar pasukan pada Kamis, 9 Januari 2020.

Lebih lanjut ia menilai hal itu patut diwaspadai, untuk itulah pihaknya telah mengambil langkah-langkah antisipatif diantaranya melalui surat edaran Bupati yang disampaikan kepada warga melalui kepala desa diingatkan agar waspada terhadap cuaca ekstrem di wilayah masing-masing.

"Sehingga bisa bersama-sama mewaspadai untuk meminimalisir resiko terjadinya bencana jika sewaktu-waktu terjadi," katanya.

--page

Menurut dia, saat ini BPBD Kapuas telah memetakan daerah rawan dan berpotensi terjadinya bencana, diantarnya banjir dan angin puting beliung.

"Untuk daerah rawan bencana banjir pada musim hujan ini ada lima titik atau lima wilayah kecamatan. Di wilayah hulu ada empat kecamatan dan wilayah hilir ada satu kecamatan," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)