BORNEONEWS, Pulang Pisau - Bupati Pulang Pisau H Edy Pratowo meminta desa tidak membebankan semua dana pembangunan ke kabupaten. Sebab, saat ini desa sudah memiliki anggaran yang cukup besar.
Bupati meminta, masalah pembangunan ini bisa menjadi perhatian semua kepala desa. Artinya, dipilah mana yang memang harus kabupaten yang menanganinya dan mana yang cukup dari anggaran desa.
"Jangan cuma membangun jembatan ukuran 2X3 itu diusulkan ke kabupaten. Cukup desa saja lah yang seperti itu. Harus dipilah," kata Edy, Kamis, 13 Febuari 2020.
Menurut dia, dalam Musrenbang itu yang diusulkan adalah yang memang menjadi prioritas di desa itu saja. Usulkan yang sekiranya memang anggaran desa tak mampu untuk membiayainya.
"Jangan mengusulkan pembangunan yang sebenarnya anggaran desa saja sudah sangat mampu untuk mengerjakannya," beber bupati.
--page
Edy menuturkan, desa harus betul-betul menyusun program pembangunan di wilayahnya agar penggunaan anggaran desa baik DD maupun ADD bisa tepat sasaran. Sebab, jika bergantung pada APBD kabupaten sangatlah terbatas.
"Anggaran yang besar oleh pemerintah pusat dan diberikan kepada desa itu adalah agar pembangunan di desa bisa semakin cepat berkembang. Jadi harus dipilah mana yang cukup ditangani oleh anggaran desa dan mana yang memang harus kabupaten," tegas Edy Pratowo. (M. BADARUDIN/B-5)








