BORNEONEWS, Palangka Raya - Widyaiswara Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional atau BKKBN Kalteng, Budi Sugianto sebagai pemberi materi kepada peserta latihan dalam satuan atau LDS dan pembekalan teritorial personel baru Korem 102 Panju Panjung di Asrama Haji Al Mabrur Jalan G. Obos, Kota Palangkaraya.
Budi memberi materi pengetahuan tentang stunting dan optimalisasi pemanfaatan golden periode dalam materi ini. Budi menyampaikan stunting merupakan kondisi gagalnya pertumbuhan anak di bawah 5 tahun atau balita.
"Gagalnya pertumbuhan anak belita karena kurang gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada periode 1.000 hari pertama pada kehamilan yang dapat berakibat tingginya angka kematian anak saat dilahirkan serta meningkatkan resiko gangguan kesehatan," Katanya, Sabtu 22 Februari 2020.
Budi juga menyampaikan jika 1.000 hari pertama kehidupan dimulai dari masa kehamilan, menyusui dan bayi berumur 1.000 hari.
"Di BKKBN di sebut Golden Periode, serta meningkatkan kehidupan keluarga dalam rangka peningkatan ketahanan keluarga sejahtera," ujarnya.
--page
Sebelum mengakhiri materi, Budi menekankan tingginya stunting di wilayah Kalteng merupakan tanggung jawab bersama.
"Ke depan bapak-bapak Babinsa bisa bersinergi dengan petugas kesehatan untuk terjun langsung kemasyarakat guna memberikan pemahaman dan penyuluhan kepada masyarakat tentang cara hidup sehat, sehingga diharapkan dapat menurunkan angka stunting di Kalteng," tutupnya. (NOPRI/B-6)








