BORNEONEWS, Pulang Pisau - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pulang Pisau diminta meliburkan sekolah jika kondisi banjir mulai membahayakan. Khususnya, di sekolah-sekolah yang terdampak banjir.
Bupati Pulang Pisau, H Edy Pratowo menegaskan instruksi itu dikeluaran lantaran tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama banjir.
"Jika memang banjir ini mulai mengganggu dan cukup membahayakan, maka ambil langkahdi bidang pendidikan. Silahkan diliburkan untuk menjaga anak didik kita supaya jangan sampai menjadi korban," tegas Edy Pratowo, Senin, 2 Maret 2020.
Bupati mengatakan, saat banjir ini sangat penting kerjasama dan koordinasi semua pihak. Orangtua juga diharapkan terus mengawasi aktivitas anaknya.
"Dinkes juga harus pantau kesehatan masyarakat yang terdampak banjir. Petugas kesehatan harus siaga," ucap dia.
--page
Edy mengharaplan agar koordinasi terus diperkuat. Semua saling bekerjasama agar penanganan bisa lebih maksimal dilakukan.
"Dampak dari bencana banjir ini harus kita diminimalkan. Karena penanganan bencana merupakan tanggungjawab bersama," tandasnya. (M BADARUDIN/B-11)








