BORNEONEWS, Sukamara - Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sukamara hanya menyelenggarakan 8 cabang lomba pada Festival Budaya Gawi Barinjam (FBGB) 2020.
"Tahun ini tidak semua cabang lomba kita pertandingkan," kata Kabid Pariwisata Disporapar Sukamara, Seftina Wirda, Selasa 3 Maret 2020.
Cabang lomba yang tidak dipertandingkan tahun ini adalah dayung tradisonal, bedayung hantu dan melamang.
"Kita hanya mempertandingkan lomba yang berpotensi menang saja di Festibal Budaya Isen Mulang, karena memang untuk dayung tradisonal dan bedayung hantu ini peluang memangnya sangat kecil, kemungkinan di FBIM nanti kita tidak ikuti," tuturnya.
"Sementara untuk lomba melamang ini, memang sengaja tidak dipertandingian, kita akan ambil peserta sebelumnya saja, karena untuk rasa dan 0engolahan sudah baik, di tingkat provinsi kemarin kita hanya kalah pada penataan, sehingga peserta dulu akan kita bina," ujarnya.
--page
Seftina menambahkan untuk cabang lomba yang dipertandingkan nantinya adalah lomba balogo, lomba bagasing, lomba menyumpit, lomba menangkap ikan, lomba menebang kayu, sepak bola api, lomba tari dan pemilihan ujang aluh Sukamara. (NORHASANAH/B-6)


