SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sebagai upaya pencegahan terhadap wabah virus corona atau COVID-19, Dinas Pendidikan Kotim mengeluarkan imbauan kepada siswa agar tidak berjabat tangan dengan guru sementara waktu. Namun gunakan salam lainnya.  

"Menghentikan sementara waktu untuk melakukan salam berjabat tangan atau sentuhan fisik antara guru dan peserta didik, dan bisa digantikan dengan salam lain menurut budaya Indonesia," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kotim Suparmadi, yang tertuang dalam surat imbauan, Rabu, 04 Maret 2020. 

Dalam surat imbauan tersebut, ada tiga poin yang ditekankan. Yakni, yang pertama adalah membiasakan mencuci tangan dengan sabun oleh seluruh warga sekolah. Hal itu sebagai upaya untuk menghindari segaa macam penyakit. Terutama setelah melakukan aktivitas. 

Poin kedua yakni berisi imbauan agar tidak bersalaman sementara waktu. Namun diganti dengan salam lainnya. Adapun poin ketiga yakni, menjaga kesehatan dan kebersihan di lingkungan sekolah. 

"Kebersihan lingkungan sekolah juga harus diperhatikan. Agar tidak mudah menjadi sarang penyakit," terang Suparmadi. 

--page

Imbauan tersebut ditujukan terhadap seluruh sekolah di Kotim. Mulai dari tingkatan taman kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Skeolah Menengah Pertama (SMP). (MUHAMMAD HAMIM/B-5)