PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalteng Lilis Suryani mengatakan bahwa saat ini tersedia 5.695 Ton beras medium dan premium di Kalteng.

Stok ini tersedia di gudang Bulog, serta di pasar tradisional, toko ritel, dan warung-warung masyarakat. Karenanya masyarakat dilarang untuk memborong beras ini dan membeli hanya sesuai kebutuhannya saja.

"Tidak boleh memborong. Kita sudah beri arahan kepada toko ritel yang ada di Palangka Raya, Hypermart, Sendys, KPD, dan sebagainya, agar membatasi pembeli dalam berbelanja sembako. Karena untuk beras saja kita di Kalteng masih ada 5.695 ton. Ini seluruh Kalteng ya, bukan hanya di Palangka Raya. Dan stok ini cukup sampai 8 bulan ke depan jadi jangan khawatir," kata Lilis kepada Borneonews pada Minggu, 22 Maret 2020.

Setiap pembelian, lanjut Lilis, sudah dibatasi oleh toko ritel agar semua pelanggan kebagian dan tidak ada yang bisa menimbun sembako.

"Menurut tim satgas pangan, sekarang ini masih aman, tidak ada penumpukan pembeli. Tapi tetap kita imbau ritel supaya jangan layani pembeli apabila membeli secara berlebihan," katanya.

--page

"Sesuai edaran dari kapolri, pembatasan transaksi sembako beras maksimal 10 Kg, minyak goreng 4 liter, mie instan 2 dus, gula 2 Kg," lanjut Lilis. (TESTI PRISCILLA/B-5)