BORNEONEWS, Palangka Raya - Stok beras di gudang Perum Bulog Divisi Regional Kalimantan Tengah (Kalteng) dipastikan cukup hingga 7 bulan ke depan.
Hal ini disampaikan Plh Kepala Bulog Kalteng, Abdul Azis saat Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 beserta rombongan memantau stok sembako di gudang Bulog di Jalan RTA Milono Palangka Raya, Sabtu 21 Maret 2020.
Azis mengatakan beras asli Kalteng ini dijual Rp 10.300 per Kg, sedangkan untuk harga beras impor dijual Rp 8.000 per Kg. "Sedangkan minyak goreng dijual Rp 10 ribu per liter," ucapnya.
Sementara itu dalam sidak ini Leonard dan bersama tim juga mengecek ketersediaan stok daging kerbau beku yang ada di gudang belakang. Saat ini ada 7,5 ton daging kerbau.
"Kalau stok gula masih kosong dan kita sudah pesan 100 ton dan lagi dalam proses menuju ke sini," timpal Lilis Sriani, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalteng.
--page
Pengecekan bahan kebutuhan pokok ini dilakukan setelah Pemprov Kalteng menetapkan Bumi Tambun Bungai menjadi status tanggap darurat pandemi Covid-19.
Turut hadir dalam Sidak ini Staf Ahli Gubernur Kalteng Herson B. Aden dan Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul. (mmc.kalteng.go.id/B-6)








