BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul mengapresiasi dan terima kasih atas kerja cepat jajaran Polresta Palangka Raya yang menangkap pelaku pencurian masker di gudang Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng kurang dari 24 jam.
"Tidak sia-sia saya tidak tidur sampai jam tiga subuh untuk menunggu kabar. Saya bahagia sekaligus sedih. Bahagia karena beban saya berkurang sebagian dan sedih karena pelakunya adalah staf saya sendiri," katanya, Minggu, 12 April 2020.
Ia menuturkan, pelaku merupakan cleaning service dan sebenarnya tidak memiliki hak akses ke gudang perbekalan farmasi. Masker yang dicuri merupakan buffer stock (stok peyanggah) yang sewaktu-waktu akan didistribusikan jika terjadi kekosongan masker secara mendadak di Dinkes Kabupate-Kota atau RSUD se-Kalteng.
"Masker tersebut adalah masker medis yang khusus diperuntukkan bagi tenaga kesehatan sehingga jika terjadi kekosongan mendadak, layanan kesehatan tidak ikut lumpuh," tambahnya.
Selain itu, pemerintah provinsi melalui Dinas Kesehatan sesuai instruksi Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran sudah melakukan pemesanan masker non-medis yang dapat dicuci berkali-kali bagi masyarakat Kalimantan Tengah.
--page
"Masker non-medis yang dipesan akan datang secara bertahap mengingat adanya gangguan pada rantai produksi, tutupnya. (NOPRI/B-7)








