BORNEONEWS, Sampit - Stok beras di Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Regional Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) hingga saat ini mencapai 1.200 ton. Persediaan tersebut diperkirakan tahan untuk 6 hingga 7 bulan.
"Stok beras yang ada si gudang kami mencapai 1.200 ton, dan mampu bertahan sekitar 6 hingga 7 bulan kedepan," ujaer Kepala Seksi Komersil dan Pengembangan Bisnis Bulog Sub Regional Sampit Azwar Fuad, Kamis, 16 April 2020.
Jumlah tersebut sebagai persediaan pihaknya dalam menghadapi pandemi virus Corona atau Covid-19 yang terjadi saat ini. Sehingga, kebutuhan masyarakat terhadap ketersediaan beras masih aman.
Tidak hanya itu, guna mengantisipasi jika wabah terus terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama, pihaknya juga akan meminta tambahan lagi dari Bulog pusat sekitar 1.000 ton beras.
"Permintaan tersebut kami lakukan jika hasil panen dari para petani kurang banyak. Sehingga, segala upaya antisipasi akan terus kami lakukan," kata Azwar.
--page
Saat ini, permintaan 1.000 ton beras tersebut sudah disampaikan kepada pihak pusat. Kemungkinan besar pada akhir April 2020 ini, beras tersebut sudah tiba di Kotim. Sehingga, stok beras bisa dijamin aman hingga 1 tahun kedepan. (MUHAMMAD HAMIM/m)








