SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Remaja 17 tahun, pencuri motor jenis Honda Supra X milik Ahyadie mengaku terus terang dengan perbuatannya. Bahkan juga tidak menyangkal kerap mencuri.

Mulai dari mencuri makanan, ponsel hingga sepeda motor. Semua itu dilakukannya karena pergaulan. Dia menyebut diajak teman-temannya yang sering kali melakukan pencurian. 

"Kasihan sebenarnya dia. Semua itu dilakukannya karena pengaruh pergaulan bebas," kata Agung Adisetiyono penasihat hukum anak, Jumat, 17 April 2020.

Pencurian motor tersebut dilakukannya pada Rabu, 19 Februari 2020 sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Andjar Soegianto Km 4,5 Desa Rantau Katang, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotim.

Berawal saat remaja itu bersama E (DPO) jalan-jalan menggunakan sepeda motor melihat motor korban terparkir di depan rumah dinas, tanpa terkunci stang.

--page

Motor korban didorong menjauh dari lokasi kejadian. Bermodalkan gunting, E mampu memotong kabel kontaknya dan menghidupkannya. Motor jenis Honda Supra X itu akhirnya dibawa kabur.

"Sidang pekan mendatang tinggal mendengarkan jaksa membacakan tuntutannya," tutur Agung. (NACO/B-7)