BORNEONEWS, Kuala Kurun - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Gunung Mas, Maria Efianti mengatakan Pasien Dalam Pemantau atau PDP Covid-19 yang sebelumnya dinyatakan 3 orang, kini berkurang menjadi 2 orang.
"Kalau dari data 16 April 2020, PDP berjumlah 3 orang, tetapi karena ada satu yang meninggal dunia di RSUD Doris Silvanus Palangka Raya, maka berkurang menjadi 2 orang," kata Maria Efianti yang juga Kepala Dinas Kesehatan Gunung Mas, Sabtu, 18 April 2020.
Ia mejelaskan PDP yang meninggal di RSUD Palangka Raya itu berumur 78 tahun dan bukan warga asli Gunung Mas, melainkan pendatang dari kabupaten/kota daerah lain yang kebetulan berkunjung.
PDP yang meninggal dunia tersebut, lanjutnya sudah 6 hari berada di Kabupaten Gunung dan belum diketahui kalau yang bersangkutan mengalami sakit.
"Sebelum masuk Gunung Mas memang tidak mengalami sakit, namun setelah 6 hari itu, baru diketahui kalau ia sesak napas, sehingga puskesmas setempat langsung merujuknya ke RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya dengan status masih pasien dalam pemantauan," bebernya.
--page
Berdasarkan data dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Gunung Mas, ke-2 PDP tersebut tersebar di Kecamatan Kurun dan Kecamatan Rungan. Sedangkan untuk OPD yang sebelumnya mencapai 10 orang, kini berkurang berkurang menjadi 2 orang dan hanya tersebar Kecamatan Kurun.
Agar PDP dan PDP terus berkurang, pihaknya meminta kepada seluruh pihak agar gencar menerapkan dan mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat.
"Karena pola hidup bersih dan sehat adalah kunci untuk mencegah penularan penyebaran virus corona ini atau Covid-19 ini," tutupnya. (HENDRA/B-7)








