BORNEONEWS, Pulang Pisau - Bupati Pulang Pisau, Edy Pratowo meminta data bantuan untuk masyarakat terdampak Covid-19 jangan tumpang tindih, karena akan ada beberapa bantuan yang akan diterima masyarakat.
Baik bantuan dari Kementerian Sosial, Kementerian Desa dan bantuan lainnya, sehingga petugas pendata diminta betul-betul selektif dalam melakukan pendataan.
"Pendataan jangan dilakukan asal-asalan. Sebab ini sangat penting dan akan berdampak besar bagi sosial masyarakat," katanya, Kamis, 30 April 2020.
Dia menambahkan masyarakat yang sudah mendapatkan bantuan PKH dan bantuan sembako jangan sampai terdata lagi. Sebab jika terdata lagi mereka akan mendapatkan dua bahkan sampai 3 kali bantuan.
"Sementara masyarakat lain yang memang tidak mampu juga sangat membutuhkan. Pendataan tumpang tindih ini yang harus kita hindari," ucapnya.
--page
Edy menegaskan bantuan ini harus benar-benar tepat sasaran. Pihaknya juga mengaku menyiapkan dana untuk mengakomodasi masyarakat tidak mampu yang mungkin tak masuk dalam daftar penerima bantuan dari pemerintah pusat.
"Saya minta kerjasama semua pihak supaya bantuan ini benar-benar tersalur kepada yang berhak menerima. Sehingga datanya harus saling disinkronkan," tegasnya. (M.BADARUDIN/B-6)








