BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Polres Seruyan mengungkap bahwa dalam proses perakitan bom palsu hingga meletakkannya di teras Masjid Nurul Yaqin, Kuala Pembuang dilakukan pelaku seorang diri.
“Jadi dalam melakukan aktivitas mulai melakukan perakitan benda mirip bom hingga meletakkannya di teras masjid ini tidak ada dibantu pihak lain dan semuanya dilakukan sendiri,” kata Kapolres Seruyan AKBP Agung Tri Widiantoro, Sabtu, 2 Mei 2020.
Menurut kapolres, berdasarkan hasil penyedilikan yang dilakukan, tidak ada keterlibatan pihak lain untuk membantu dan turut serta.
Bahkan teman pelaku yang sempat mengantar tidak mengetahui bahwa HG alias Iwan membawa benda yang mencurigakan itu.
“Saat di jalan, pelaku bertemu temannya dan langsung diminta mengantarnya di simpang 3 depan apotek tanpa tahu apa yang dibawa pelaku,” jelasnya.
--page
Bahkan dalam proses perakitan benda menyerupai bom tersebut dilakukan pelaku di kediamannya di Jalan Mayjen Soeprapto, Kampung Kumai, Kuala Pembuang.
Sedangkan orang tuanya juga sama sekali tidak mengetahui. Saat ini pelaku HG alias Iwan masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Polres Seruyan.
Sebelumnya sekitar pukul 04.20 WIB, Sabtu 2 Mei 2020, pelaku berhasil diamankan bersembunyi disebuah ruang kelas pada Yayasan Asseruyaniah, Kuala Pembuang. (FAHRUL/B-6)








