PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Koperasi dan UKM Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui PLUT KUMKM menyediakan market palace media sosial dengan tujuan membantu para pelaku usaha untuk mempromosikan dan memasarkan produk mereka.

Cara ini dilakukan karena selama pedemi Covid-19 banyak para pelaku usaha yang tidak bisa memasarkan secara langsung melalui toko, warung atau lapak. Selain itu omzet penjualan menurun drastis karena tidak ada pembeli yang datang berbelanja secara langsung.

"Strategi ini diharapkan agar para pelaku usaha kuliner tetap bisa memasarkan produk mereka dari rumah," kata, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalteng, Ati Mulyati melalui Koordinator Konsultan PLUT KUMKM, Harry Araiyanto, Kamis, 6 Mei 2020.

Dia melihat segmen pasar yang terbuka luas melalui media online sebab rata-rata penguna smartphone aktif mengunakan medsos salah satunya melalui akun Facebook.

Dengan adanya Market Place Lapak Kuliner Palangka Raya para pelaku usaha dan masyarakat sangat antusias untuk bergabung dalam grup.

--page

Terbukti dalam hitungan 1 Minggu sejak dibentuk anggota yang sebelumnya hanya 56 anggota sudah bertambah menjadi 802 anggota dan semakin hari akan terus beertambah.

Dia berharap dengan adanya market place kuliner ini pelaku usaha akan mudah mempromosikan dan memasarkannya.

Demikian pula dengan masyarakat akan mudah untuk mendapatkan informasi terkait produk kuliner yang dipasarkan.

Sementara itu pelaku usaha, Dwi Kurniati Putri megatakan dimasa pademi Covid-19 ini pelaku usaha kuliner merasa terbantu sekali dengan adanya market place ini dan setiap hari selalu ada pelanggan yang membeli produk yang mereka jual. (NOPRI/B-6)