BORNEONEWS, Sampit - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Bandara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memprediksi bahwa pada Juli 2020, daerah ini sudah memasuki musim kemarau.
"Kotim bagian tengah memasuki musim kemarau pada Juli, sedangkan bagian timur diprediksi pada Agustus 2020 mendatang," ujar Kepala BMKG Bandara H Asan Sampit Nur Setiawan, Senin, 1 Mei 2020.
Kedua daerah di Kotim ini memiliki perbedaan waktu masuk musim kemaraunya. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti terdapat pengaruh lokal yaitu posisi tofografis dan geografis.
Kalau sudah memasukk musim kemarau, maka curah hujan per bulan di bawah 60 mm atau 20 mm per dasarian. Selama tiga dasarian berturut-turut.
"Sementara ini, di Kotim sendiri masih musim hujan," kata Setiawan.
--page
Meskipun begitu, dirinya berharap agar masyarakat di Kotim bersiap menghadapi musim kemarau. Terutama terkait dengan ancaman kebakaran lahan. Jangan sampai nantinya menyebar karena bisa berdampak negatif untuk daerah ini. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)








