BORNEONEWS, Tamiang Layang - Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas menyampaikan pesan bagi pengembangan lembaga pendidikan Alquran saat penyerahan insentif untuk ustadz dan ustadzah atau guru-guru ngaji se kabupaten Barito Timur, Kamis 25 Juni 2020.
Menurutnya, dalam upaya mencapai keberhasilan lembaga pendidikan agama khususnya pendidikan Al-Qur'an, peran Taman Kanak-Kanak atau Taman Pendidikan Alquran (TKA/TPA) menjadi sangat penting dan strategis.
"Untuk itulah keberadaan lembaga-lembaga pengembangan baca tulis Alquran sebagai bagian integral pendidikan Agama Islam, dituntut untuk secara terus menerus mengembangkan kualitas penyelenggaraannya," katanya.
Sesuai dengan visi, misi dan program pembangunan keagamaan di Barito Timur maka, Ampera menyampai tiga hal untuk pengembangan lembaga pendidikan Alquran
Pertama, sebuah lembaga pendidikan dituntut mampu merumuskan dan menetapkan orientasinya secara jelas dan tegas, kemana sesungguhnya pendidikan yang dijalankan akan dibawa dalam upaya membangun umat atau santri. Singkatnya, harus punya visi dan misi. menerus
--page
Kedua, lembaga pendidikan Alquran dituntut untuk terus melakukan penyempurnaan kurikulum yang sesuai dengan aspirasi masyarakat dan misi keislamannya.
Ketiga, lembaga pendidikan Alquran perlu membenahi secara terus menerus kualitas manajemennya. Paradigma lama dalam pengelolaan yang terkesan mengabaikan sistem manajemen modern perlu diubah. Menata administrasi lembaga layaknya lembaga pendidikan formal.
Pada kesempatan itu, Ampera menyerahkan secara simbolis insentif bagi 233 guru ngaji se Kabupaten Barito timur dengan nilai Rp 600 per tahun yang ditransfer langsung ke rekening. (BOLE MALO/m)








