BORNEONEWS, Sampit - Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional yang ke-27, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kotawaringin Timur (Kotim), menargetkan 2.700 pelayanan akseptor untuk masyarakat.
"Target kami sebanyak 2.700 akseptor, melebihi taget Provinsi Kalteng 1.390 akseptor," ujar Kepala DP3AP2KB Kotim Ellena Rosie, Senin, 29 Juni 2020.
Target tersebut sebagai langkah dari pihaknya untuk mengajak masyarakat agar ber-KB. Sehingga angka pertumbuhan penduduk di Kotim bisa lebih teratur. Begitu juga angka kematian ibu dan bayi bisa diminimalisir.
Sementara itu, pelayanan KB sendiri dibagi di 17 kecamatan di Kotim. Masing-masing target akseptor berbeda. Seperti di Kecamatan Kota Besi 100 akseptor, Cempaga 150 akseptor, Mentaya Hulu 400 akseptor, Parenggean 150 akseptor, Baamang 100 akseptor.
Selain itu juga di Kecamatan MB Ketapang 200 akseptor, Mentaya Hilir Utara 300, Mentaya Hilir Selatan 100, Pulau Hanaut 75, Antang Kalang 100, Teluk Sampit 100, Seranau 75, Cempaga Hulu 100, Telawang 400, Bukit Santuai 150, Tualan Hulu 100, dan Telaga Antang 100 akseptor.
--page
"Target tersebut sesuai dengan kontrasepsi yang dipakai. Mulai dari implan, IUD, suntik, pil, kondom, MOW, dan MOP," terang Rosie.
Dirinya berharap agar target tersebut bisa tercapai. Sehingga, pertumbuhan penduduk di Kotim bisa terkendali serta angka kematian ibu dan bayi juga dapat diminimalisir. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)








