PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Koatawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah, memimpin langsung jalannya Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Sampuraga Baru, Sport Center, Jalan Samari, Kamis, 27 Agustus 2020 pagi.

Apel diikuti sekitar 300 peserta terdiri atas TNI, Polri, Manggala Agni, Damkar, Tagana, BPBD, MPA, MPK, ormas, tokoh masyarakat dan relawan.

Kegiatan itu turut hadir Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah, Komandan Kodim 1014/Pangkalan Bun Letkol Arh Drajat Tri Putro, Kapolres Kobar AKBP Andi Kirana, serta jajaran satuan organisasi perangkat daerah (SKPD).

Dalam sambutannya, Hj Nurhidayah menyampaikan bahwa bencana asap ini dampaknya sangat luas. Salah satunya berdampak pada sektor ekonomi dan kesehatan. Bahkan bencana asap ini dampaknya sampai ke negara tetangga.

"Sehingga dalam penanggulangan bencana Karhutla di Kobar khususnya, perlu langkah - langkah yang bijak dalam menanganinnya," kata Hj Nurhidayah.

--page

Bupati berharap, dengan pelaksanaan apel siaga Karhutla, telah tersusun upaya pencegahan terjadinya karhutla, meliputi setrategi yang mencakup personil dan srapras yang mendukung guna antisipasi ketika musim kemarau tiba.

"Saat ini Kobar masuk status siaga karhutla. Sehingga dalam anstisipasi terjadinya Karhutla merupakan tanggungjawab bersama, sebab ini tidak akan berhasil bila tidak ada kerjasama seluruh komponen masyarakat," ungkapnya.

Hj Nurhidayah berpesan, jangan sakiti alam, maka alam tidak akan menyakiti kita, sesuai slogan BNPB, Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita.

"Sesuai intruksi presiden dan diperkuat arahan Gubernur Kalteng, semoga Kalteng dan Kobar khususnya bebas asap di tahun 2020," tuturnya. (DANANG/B-7)