BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Jelang akhir masa jabatan dewan pengurus PDAM Tirta Arut 2018 -202 jajaran pengurus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tersebut menggelar pertemuan dengan Bupati Kobar Nurhidayah untuk menyampaikan laporan, Rabu, 30 September 2020.
Direktur PDAM Tirta Arut Sapriansyah usai pertemuan menjelaskan apa saja hal yanh disampaikan pihaknya pada Bupati Kobar.
"Intinya kami menyampaikan bagaimana perkembangan PDAM sejak awal masa jabatan hingga saat ini dan target yang bakal dicapai tahun 2021. Kemudian upaya apa saja yang dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat agar semua wilayah bisa mendapatkan layanan PDAM," jelas Sapriansyah.
Menurut Sapriansyah, sebagai contoh hingga saat ini layanan air bersih PDAM Tirta Arut sudah mencapai daerah Tannung Putri Kecamatan Arut Selatan (Arsel) dan Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara.
"Kemudian rencananya untuk tahun 2021ditargetkan Desa Bumi Harjo, Desa Pandu Senkaya dan sebagian di Desa Pangkalan Lima yang masih belum mendapatkan akses air bersih, bisa terlayani," jelas Sapriansyah.
--page
Sapriansyah menjelaskan, untuk melayani lokasi tersebut nantinya bakal dibangun instalasi pengolahan yang sumber air bakunya diambil dari wilayah Bungur, Kecamatan Arsel.
"Terkait proses pembangunannya, bersumber dari dana APBN. Sehingga daerah yang belum terlayani akses air bersih dari PDAM akhir tahun 2021 bisa terlayani," jelas Sapriansyah.
Selain itu, lanjut Sapriansyah, dengan menjaga kualitas dan kuantitas air PDAM yang disalurkan ke pelanggan harapannya bakal semakin banyak lagi masyarakat yng bisa mendapatkan akses air bersih dari BUMD milik Kabupaten Kobar ini.
"Kedepan kemungkinan jumlah pelanggan bakal semakin bertambah. Untuk saat ini jumlah prlanggan kita sudah memcapai 20 ribu dari yang sebelumya yang masih berjumlah 14 ribu pelanggan," jelas Sapriansyah. (WAHYU KRIDA/B-5)








