BORNEONEWS, Sampit - Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta agar menjaga sanak keluarganya, dari pengaruh narkoba.
"Jika anak-anak kita, saudara kita, dan keluarga kita dari pengaruh narkoba, karena sangat berdampak terhadap minimalisasi peredaran narkoba," ujar Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, Jumat, 06 November 2020.
Pesan ini diungkapkannya, karena saat ini cukup banyak pemuda yang masih berumur 30 tahun ke bawah terjerumus barang haram tersebut. Bukan hanya sebagai pemakai, namun juga kurir, pengedar, hingga bandar narkoba.
Rata-rata mereka berbisnis barang haram jenis sabu dan yang menjadi perhatian pihaknya guna terus menerus melakukan pengungkapan kasus peredaran narkoba.
"Yang pasti jaga dulu keluarga kita, kalau semua sudah tidak terpengaruh, maka dengan sendirinya peredaran narkoba hilang di Kotim ini," katanya.
--page
Dia menjelaskan Kotim akan menjadi tujuan utama pemasok narkoba, karena barang haram tersebut masih ada pembelinya.
Namun jika pembelinya tidak ada, maka penyebaran narkoba akan terus berkurang. Bahkan tidak ada lagi nantinya.
"Saya harap masyarakat bisa memiliki perhatian akan hal ini dan tentu selalu bersatu untuk perang terhadap narkoba," harapnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








