SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dalam beberapa pekan terakhir, aksi pencurian marak terjadi di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Para pelaku beraksi baik siang maupun malam hari. 

Terkait itu, kepolisian mengambil tindakan dengan penyelidikan dan pengungkapan, serta patroli untuk pencegahan. Polisi juga memberikan imbauan dan meminta kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. 

"Kami akan tidak siapa saja yang melanggar hukum. Termasuk kasus pencurian. Namun masyarakat juga harus waspada dengan barang berharga miliknya," pesan Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, Rabu, 6 Januari 2021. 

Dia juga meminta kepada masyarakat agar tidak sembarangan menaruh barang berharga. Perabotan rumah tangga sekalipun, jangan sampai diletakkan di depan rumah, karena dapat mengundang pelaku kejahatan.

"Jangan sembarangan menaruh barang berharga seperti pompa air, sepeda, motor, dan lainnya. Karena pelaku kejahatan bisa kapan saja beraksi," kata Jakin. 

Dia juga mengingatkan kepada masyarakat, agar sebelum ke luar rumah untuk memastikan jendela, pagar, dan pintu terkunci dengan baik. Selain itu, kalau mampu pasang CCTV di areal rumah atau lingkungan.

Jakin juga meminta agar sepeda pancal dan sepeda motor dipasang kunci ganda. Agar tidak mudah digasak pencurian.

--page

"Aktifkan kembali siskamling. Karena kegiatan tersebut akan meminimalisir terjadinya tindakan kriminal," terang Jakin.

Pencurian memang marak beberapa hari terakhir. Pelakunya beraksi tidak hanya malam hari, namun juga siang hari. Dengan sasaran rumah kosong atau lingkungan yang sepi. Bahkan rumah ibadah juga jadi incaran. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)