BORNEONEWS, Palangka Raya - Meski diguyur hujan dengan intensitas sedang-lebat selama semalam suntuk, Kota Palangka Raya tidak kebanjiran lagi. Berdasarkan hasil pemantauan BPBD, hanya ada 2 jalan yang mengalami genangan akibat drainase tersumbat.
"Air meluap sekitar 30 cm di Jalan Antang Kalang dan Karet diakibatkan meluapnya air drainase yang buntu karena tumpukan sampah. Sementara daerah lain aman," kata Kepala BPBD Emi Abriyani, Senin, 1 Februari 2021.
BPBD bersama tim lainnya telah melaksanakan pemantauan di
Jalan Rajawali, Tjilik Riwut, Meranti, Yos Sudarso, Husni Thamrin, Willem AS, RTA Milono, Temanggung Tandang, Pilau, Diponegoro.
"Kondisi di jalan lain dan daerah rendah masih aman terkendali. Sementara yang menyebabkan genangan ternyata drainase tersumbat karena banyak sampah," jelasnya.
Emi menjelaskan, hasil pemantauan itu nantinya akan disampaikan kepada Wali Kota, Fairid Naparin agar selanjutnya dilakukan koordinasi dengan instansi terkait supaya masalah ini bisa diselesaikan.
--page
“Untuk BPBD sendiri akan siap memberikan bantuan jika nantinya ada banjir atau genangan air sebagai langkah antisipasi penyelamatan kepada warga” terangnya.
Emi mengimbau masyarakat segera melakukan kerja bhakti di lingkungan masing-masing untuk membersihkan drainase dan parit sebagai upaya mengantisipasi banjir. (HENDRI/B-7)









