PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) berencana menetapakan status siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Maret 2021.

“Pemprov Kalteng melakukan penetapan status siaga darurat bencana karhutla dimulai Maret 2021,” kata Wagub Kalteng, Habib Ismail dalam rapat terbatas terkait persiapan penanggulangan karhutla di Aula Jayang Tingang, Selasa, 9 Februari 2021.

Dia mengatakan, hal itu dilakukan untuk langkah kesiapan menghadapi potensi karhutla. Langkah tersebut secara otomatis akan mengaktifkan pos komando satuan tugas penanganan darurat bencana Karhutla Kalteng.

“Kami juga menyediakan anggaran penanganan karhutla melalui APBD Provinsi Kalteng dari anggaran Murni dan DBH DR, Belanja Tidak Terduga, dan Dana Tugas Pembantuan Badan Restorasi Gambut (BRG),” tambah.

Selain itu, Pemprov Kalteng mempersiapkan personel penanganan karhutla sebanyak 8.312 orang, kesiapan peralatan dan permohonan dukungan water bombing serta Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) ke BNPB.

--page

“Kami juga melakukan Pelatihan Pengelolaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) yang didukung oleh Badan Restorasi Gambut (BRG) serta optimalisasi Peran Pentahelix dalam pencegahan Karhutla,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-11)