BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Telah terjadi pencurian tanaman hias hias koleksi jenis keladi atau Alocasia Amazon, milik warga Jalan A Yani, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pada Selasa, 16 Februari 2021.
Warga bernama Putri menjelaskan, jika ia menyadari bunganya hilang waktu subuh sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu ada pedagang ayam langganannya, mengantar pesanan.
"Saya kaget, saat langganan ayam saya ngantar ayam ke warung, tau - tau bunga pemberian bu Rt hilang sama potnya," kata Putri saat dihubungi Borneonews.
Setelah menyadari bunganya hilang, Putri pun memposting kejadian yang dialaminya di akun sosial media. Dengan capaian ajakan untuk lebih waspada, karena saat ini rawan pencuri bunga.
"Pagi ini saya kehilangan bunga keladi, jadi mohoj harapn hati - hati bagi yang punya bunga bagus janhan di taroh di depan rumah, karena sekarang rawan maling kembang," isi postinganya.
Putri menyampaikan, jika bunga yang hilang posisinya memang berada diluar disusun dengan bunga jenis lainnya, untuk menghiasi sekitar warung makan pecel Nganjuk Bu Rebi miliknya yang tidak berpagar.
--page
Saat dikonfirmasi harga bunga keladi jenis Alocasia Amazon, Putri tidak mengetahuinya. Sementara itu berdasarkan informasi dari pecinta bunga bernama Koko, harga bunga tersebut kisaran mulai Rp 100 - 150 ribu.
Terpisah, salah seorang warga bernama Sahbana menyampaikan, jika pencurian bunga juga telah terjadi di daerah Kecamatan Kumai.
"Di lingkungan saya saja, dalam 2 hari sudah 2 kali warga kehilangan bunga. Bahkan modusnya parah, ngambilnya bunga dicabut tidak dengan potnya, pasirnya berserakan di jalan," ungkapnya.
Ia berharap korban pencurian melapor. Jangan sampai dibiarkan, nanti kejadiannya terus berulang dan semakin meresahkan masyarakat. (DANANG/B-5)









