BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti mengatakan saat ini populasi sapi yang ada di Kalteng cukup beragam.
“Populasi ternak di Kalteng cukup beragam, namun kebanyak jenis sapi yang diternakan adalah brahman. Wilayah yang menternakan brahman diantaranya, Kabupaten Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Kotawaringin Timur,” ungkap Sunarti, Jumat 26 Februari 2021.
Sunarti menuturkan sapi jenis brahman kebanyakan dikembangkan diwilayah perkebunan dengan sistem integrasi peternakan sapi dan perkebunan kelapa sawit.
Sedangkan untuk beberapa wilayah lainnya disominasi dengan sapi bali, seperti di kawasan Kabupaten Pulang Pisau. Ditambah lagi dengan sapi lokal, jenis sapi Katingan. “Ini sekarang sedang kita ternak juga takutnya nanti langka,” bebernya.
Sunarti menerangkan, menindaklanjuti dari Peraturan Gubernur (Pergub) tentang sapi integrasi sapi sawit tahun ini Pemerintah Kalteng akan meningkatkan menjadi Peraturan daerah (Perda). Setelah Pergub jadi Perda itu punya kekuatan hukum yang kuat untuk memerintahkan pada seluruh perusahaan sawit di Kalteng.
--page
“Kemarin arahan pak gubernur sambutan di Sukamara menyebutkan, apabila perusahaan sawit belum mempunyai plasma, karena keterbatasan lahan. Maka plasmanya bisa berupa ternak sapi upaya dikembangkan menjadi peternakan di Kalteng,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/B-6)








