SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Warga Desa Bangkuang Makmur, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diimbau agar tidak resah dengan informasi kemunculan pencuri sarang burung walet bersenjata api. 

"Saya sudah bertemu dengan Polsek Ketapang dan polisi melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut. Jadi masyarakat tidak usah resah," kata Kepala Desa Bangkuang Makmur, Fitriannur, Selasa, 16 Maret 2021. 

Polsek Ketapang merespon cepat informasi pencuri tersebut. Mereka diduga beraksi menggunakan senpi di gedung walet Jalan HM Arsyad Km 11, Desa Bangkuang Makmur pada Senin malam, 15 Maret 2021.

Informasi tersebut memang disampaikan melalui pesan singkat. Sebagai langkah agar masyarakat waspada. 

"Informasi tersebut saya sampaikan bukan untuk membuat masyarakat resah. Hanya agar masyarakat waspada," kata Fitriannur. 

Dia juga mengaku mendapatkan laporan tersebut dari beberapa ketua RT di desanya. Pencuri tersebut menyuruh penjaga bangunan walet untuk mengungsi dan tidak menyerangnya.

--page

"Dari informasi RT, pencuri tersebut tidak berniat mencelakai siapa pun. Mereka hanya ingin mencuri sarang burung walet," terang Fitriannur. 

Dia pun menyerahkan semuanya kepada aparat kepolisian yang saat ini sedang melakukan penyelidikan. 

"Soal kabar pencuri itu memiliki senjata api, anggap saja saya salah dapat informasi dan belum jelas kebenarannya. Intinya, masyarakat jangan resah. Kita serahkan kepada polisi," terang Fitriannur. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)