PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Bupati Pulang Pisau H Edy Pratowo melantik Puluhan Kepala Desa (Kades) terpilih dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) Serentak 2021 yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Dalam pelantikan yang diagendakan secara maraton selama tiga hari berturut-turut, dimulai Kamis (08/04/2021 hingga Sabtu (10/04/2021) dengan mekanisme per zona itu Bupati Pulpis selalu menyampaikan agar para Kades tidak menciptakan perpecahan diwilayahnya masing-masing karena hasil Pilkades.

Para kades dituntut lebih kreatif dan inovatif dalam pembangunan Desa. Ia juga menyarankan agar setiap Kades yang telah dilantik, dapat merangkul semua masyarakat dengan menjalin hubungan kerja sama yang baik.

"Kami ingatkan kepada para kepada desa, khusunya kepala desa yang baru saja dilantik bahwa kepala desa tidak dapat memberhentikan perangkat desa di luar ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan diminta kepada Camat untuk melakukan pembinaan dan pengawasan penyelengaraan pemerintahan desa sehingga pemerintah Desa dapat terhindar dari hal-hal yang bertentangan dengan ketentuan yang berlaku," ucap Edy dalam arahannya.

Dalam arahannya Edy juga berharap Kades terpilih dapat bekerjasama dan mendukung kebijakan strategi pembangunan Desa dalam mewujudkan tujuan pembangunan, salah satnya malalui program food estate, dimana pengembangan food estate ini merupakan upaya pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan Nasional, sebagai langkah antisipasi menghadapi adanya krisis pangan terlebih di masa pandemi covid-19.

--page

"Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya juga akan menyampaikan beberapa hal strategis yang akan kita lakukan bersama di tahun 2021 diantaranya yaitu pertama sebagai bentuk komitmen dan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun desa, kedepan kitajalankan berbagai kebijakan dan startegi yang telah diprogramkan," katanya.

Edy juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah terus memperhatikan kesehjahteraan aparatur Desa, hal tersebut dibuktikan dengan nilai penghasilan tetap dan tunjangan aparatur Desa dan BPD di Pulpis tertinggi di kalimantan tengah dan berada di atas standar yang ditetapkan oleh pemerintah.

"Harapan kami, nilai yang tinggi tersebut sejalan dengan perbaikan kinerja aparatur desa dan badan permusyawaratan desa," ungkap Edy.

Ia juga tidak lupa menyampaikan dalam rangka penanganan pandemi covid-19 melalui pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro dan pembentukan posko penanganan covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran covid-19 mewajibkan seluruh Desa mengaktifkan kembali relawan Desa lawan covid-19 secara fungsional atau membentuk posko desa lawan covid.19.

Kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang tugas dan fungsinya melakukan pembinaan pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat desa, Edy juga berpesan, untuk lebih meningkatkan kualitas dan kemampuan Kepala Desa, Perangkat Desa dan BPD terutama pelatihan dalam pengelolaan keuangan dan aset desa guna menghasilkan aparatur yang handal sebagai filter guna mewujudkan pelaksanaan dan pengelolaan keuangan desa yang baik.

--page

"Kita ketahui bahwa minimal 8 persen dari dana Desa yang dianggarkan setiap desa untuk 1 tahun digunakan untuk mendukung kegiatan PPKM berbasis mikro. Untuk itu perlu adanya keseriusan dan kerjasama yang baik dari semua pihak dalam upaya pengendalian penyebaran corona virus disease 2019. Dalam waktu dekat akan kita laksanakan pembekalan kepada kepala desa yang baru dilantik hari ini guna meningkatkan sumberdaya manusia," tambahnya.

Diakhir arahannya orang nomor satu di Pulpis itu mengucapkan selamat bertugas kepada kepala desa yang dilantik dan juga saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada kepala desa dan penjabat kepala desa yang telah berakhir masa jabatannya serta mengucapkan terimakasih atas dharma bhakti serta pengabdian selama menjabat sebagai kepala desa.

"Semuanya terlaksana dan berjalan dengan baik sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan secara khusus saya ucapkan terimakasih kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan seluruh panitia pelaksana pemilihan Kepala Desa yang dengan tulus dan iklas menjalankan tugas sehingga terpilihnya Kepala Desa yang sesuai dengan pilihan dan harapan masyarakat yang memiliki etos kerja, karakter yang beriman dan bertaowa serta mampu bersikap jujur dan Adil," tutupnya. (ang)