KASONGAN –

BORNEONEWS,  Kasongan - Pimpinan Koperasi BMT UGT Nusantara Indonesia mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Katingan yang telah berhasil menangkap pelaku pencurian uang Rp 1, 2 miliar di Kantor Koperasi BMT UGT Nusantara Kereng Pangi,  Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan. 

 

Ucapan terima kasih ini disampaikan oleh M Slamet Arsyadi mewakili pimpinan BMT UGT Nusantara Indonesia saat jajaran Polres Katingan menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus pencurian uang nasabah Koperasi BMT UGT Nusantara Kereng Pangi di Mapolres Katingan,  Kamis,  22 April 2021.

 

Konferensi pers ini dipimpin Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah didampingi Wakapolres Kompol Hemat Siburian dan Kasatreskrim Iptu Adhy Heriyanto. 

 

"Kami mewakili Abdul Majid Umar selaku Ketua Koperasi BMT UGT Nusantara didampingi General Manajer Rawahid Ruslan dan Manager Bisnis Haji Soleh Wafi menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Katingan, terutama Satreakrim yang telah dengan sigabdan cepat mengungkap  kasus pembobolan kantor layanan kami di Kereng Pangi, " kata M Slamet Arsyadi.

 

Sekaligus,  tambahnya Polres Katingan juga berhasil menangkap pelakunya dan mengamankan aset yang diambil dengan utuh. 

--page

"Alhamdulillah semua barang dan uang yang diambil semuanya masih utuh.  Dan saat ini, sementara sedang diamankan di Polres Katingan, " ucap M Slamet Arsyadi. 

Ia juga menyampaikan kepada anggota kpperasi, khususnya yang telah berpartisipasi dalam penyelamatan aset ini dirinya juga menyampaikan ucapan terima kasih.

 

"Semoga Allah Tuhan Yang Maha Kuasa memberi balasan yang terbaik kepada bapak, ibu sekalian."

 

M Slamet Arsyadi juga menyampaikan kepada semua anggota koperasi diharapkan agar bersabar dan tenang.  Pasalnya Piha Koperasi BMT UGT Nusantara bertanggung jawab penuh atas semua dana simpanan anggota. 

 

Berdasarkan informasi dari Polres Katingan,  lanjut M Slamet,  sebentar lagi kantor Koperasi BMT UGT Nusantara Kereng Pangi akan segera dibuka,  dan setelah itu kantor koperasi bakal beroperasi secara normal kembali. 

"Swkali lagi kami bertanggung jawab penuh,  mohon bersabar dan tenang,  kita mendapat ujian di bulan puasa ini, " imbuh M Slamet Arsyadi. (ABDUL GOFUR/B-5)