PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tak bisa dipungkiri, saat ini mayoritas petani di Indonesia didominasi oleh usia tua. Oleh karena itu, perlu adanya regenerasi, sehingga para generasi milenial saat ini harus diajak untuk terjun dan melihat potensi sektor pertanian dalam arti luas.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah. Ia yakin dengan terlibatnya generasi millenial untuk menggeluti sektor pertanian, serta dibarengi dengan sentuhan teknologi kekinian, inovasi dan kreativitas, sehingga dapat memajukan pertanian di Kobar.

"Kita semua tahu mayoritas petani kita didominasi petani berusia tua, masih sedikit anak muda yang mau menekuni sektor pertanian, karena dinilai kurang prospek dan kurang bergengsi. Padahal, dengan kemajuan teknologi seperti sekarang ini ditambah situasi global, sektor ini sangatlah strategis," kata Nurhidayah, saat menghadiri pembagian 1000 paket ikan segar dan bermutu di halaman kantor Bupati Kobar.

Lanjutnya, sebagai upaya mengajak generasi millenial untuk terjun ke sektor pertanian, pihaknya akan mengarahkan generasi muda melalui karang taruna masing - masing. Mengingat regenerasi menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar - tawar. Jika hal ini diabaikan, maka bukan tidak mungkin dalam kurun waktu 10 - 15 tahun mendatang, Kalteng atau Kobar khsusnya akan kekurangan petani.

"Saat ini sudah banyak contohnya, para petani bisa lebih sukses dari pada ASN. Selain itu juga saat ini mencari kerja bukanlah hal yang mudah. Tidak seimbangnya industri dengan pencari kerja membuat persaingan menjadi sangat ketat. Karenanya, generasi millenial harus didorong agar mampu menciptakan lapangan kerja sendiri, salah satunya di sektor pertanian," ungkapnya.

--page

Nurhidayah juga menyebutkan, sektor pertanian merupakan komponen penting yang dapat menyelamatkan ekonomi negara. Terlebih di era pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Sektor tersebut, bisa menguatkan ketahanan pangan, menyediakan lapangan kerja dan bisa menanggulangi kemiskinan di masyarakat.

"Peluang bisnis sektor pertanian masih sangat luas untuk digarap kaum milenial. Semangat mereka saya yakin mampu membawa pembaharuan dalam pembangunan pertanian di Kobar," pungkasnya. (DANANG/B-5)