BORNEONEWS, Sampit - Sebanyak 484 sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur (Kotim) sudah melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Sebagian besar yang melaksanakannya adalah sekolah yang berada di zona hijau penyebaran Covid-19.
"Dilihat dulu zonanya, kalau zona merah tidak ada tawar-memawar. Belum boleh tatap muka, " tegas Kepala Dinas Pendidikan Kotim Suparmadi, Selasa, 18 Mei 2021.
Dari 303 tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebanyak 113 melakukan PTM. Di tingkat Sekolah Dasar (SD) dari 368 sekolah sebanyak 284 melakukan PTM. Sedangkan untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari 108 sekolah sebanyak 87 sudah melakukan PTM.
"Ketentuannya satu sesi maksimal 50 persen dari jumlah peserta didik di rombongan belajar," tegas Suparmadi.
Selain itu pihak sekolah juga diingatkan keras agar menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Bila ada satu saja ditemukan terpapar, maka PTM di sekolah yang bersangkutan harus segera dihentikan.
--page
Suparmadi berharap di tahun ajaran baru ini semua sekolah di kabupaten itu bisa segera melaksanakan PTM. Dirinya menilai belajar tatap muka menjadi kebutuhan yang belum bisa digantikan sepenuhnya oleh belajar dalam jaringan.
"Pembelajaran tatap muka ini sangat efektif. Terutama dalam mengajarkan pendidikan karakter dan akhlak pada peserta didik," pungkasnya. (MAGANG 2/B-5)









