SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kasus pencurian burung berharga ratusan ribu hingga jutaan rupiah terjadi di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Salah seorang yang menjadi korban yakni Didi, warga Jalan Suprapto Selatan, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit. Dirinya mengalami kerugian hingga Rp 4,5 juta.

Karena burung tersebut pernah menjuarai lomba burung di Palangka Raya. "Burung itu hilang karena saya lupa masukan ke dalam rumah, saat saya pergi ke luar," ujar Didi, Senin, 31 Mei 2021.

Dia menerangkan, sesaat sebelum hilang. Burung tersebut dalam kondisi rontok atau sedang ganti bulu. Maling tersebut mencuri burung bersama sangkarnya, yang harganya juga mahal.

"Kalau burungnya Rp 4,5 juta, sangkarnya juga mahal kisaran Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta lebih," kata Didi.

--page

Dia berharap kepada siapa saja yang melihat atau membeli burung Murai Medan dalam kondisi rontok dan kakinya hitam, agar diinformasikan. Karena itu merupakan burung miliknya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)