BORNEONEWS, Sampit - Dari 745 guru Taman Kanak Kanak (TK) sederajat di Kotawaringin Timur, kebanyakan belum berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hanya 4 persen atau sekitar 45 orang yang sudah berstatus PNS.
Kepala Seksi Pendidikan Tenaga Kependidikan, Pendidikan Usia Dini, dan Pendidikan Nonformal, Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Supia mengatakan mayoritas guru TK/PAUD berstatus Guru Tetap Yayasan (GTY).
"GTY ini tenaga pendidik atau guru yang bertugas mengabdi pada sekolah swasta. Mereka diberi kewenangan tertentu oleh yayasan yang telah diakreditasi oleh pihak yang berwenang di pemerintahan," jelas Supia, Sabtu, 12 Juni 2021.
Guru TK/PAUD yang berstatus GTY di Kotim ini ada 558 orang atau sekitar 76 persen dari total seluruh guru TK/PAUD Kotim.
Sementara yang PNS hanya 45 orang atau 4 persennya. Sisanya guru honor sebanyak 105 orang atau 14 persen dan guru kontrak 37 orang atau 4 persen.
--page
"Sesuai saja dengan jumlah TK/PAUD yang ada di Kotim. Yakni memang lebih banyak TK/PAUD swasta dibandingkan dengan TK/PAUD yang berstatus negeri," ungkapnya.
Adapun jumlah TK/PAUD berstatus negeri di Kotim ini ada 4 sekolah, sedangkan yang swasta jumlahnya 254 sekolah. (MAGANG 2/B-6)









