PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Banyak informasi menarik yang diperoleh Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh bersama anggota dewan lainnya saat melakukan kunjungan ke Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta.

Informasi menarik apa saja itu? salah satunya cara Gubernur DIY membangun dan memelihara rasa nasionalisme warganya untuk tetap melestarikan adat istiadat mereka.

"Dalam kunjungan kami ke DIKPORA DIY beberapa waktu lalu kami disambut para petinggi dinas dengan menggunakan kostum daerah. Bapak-bapaknya dilengkapi blangkon, sedangkan ibu-ibunya menggunakan kebaya dengan kain jarik," tulis Faridawaty melalui rilisnya, Minggu 13 Juni 2021.

Farida menuturkan rupanya Gubernur DIY mengeluarkan instruksi jika setiap Kamis Phaing, semua aparaturnya wajib menggunakan busana daerah dan berbahasa Jawa.

Sementara itu kebijakan unik lainnya adalah saat Faridawaty bersama anggota DPRD Kalteng lainnya mendapat penjelasan mengenai persiapan Pemprov DIY menghadapi pembelajaran tatap muka, tiba-tiba saja ada sirine berbunyi tepat pukul 10.00 WIB.

--page

Mendengar bunyi sirine ini pun membuat wakil rakyat dari Bumi Tambun Bungai pun mengikuti mereka yakni berdiri saat diperdengarkan lagi kebangsaan Indonesia Raya dan menyenandungkannya.

"Hati dan wajah kami serasa megar-megar merinding. Rupanya Sri Sultan mengeluarkan Instruksi Gubernur DIY bahwa setiap hari tepat pukul 10 pagi seluruh elemen di sana, termasuk di pasar dan seluruh warga menyanyikan lagu Indonesia Raya," tutur Faridawaty melalui rilisnya, Minggu 13 Juni 2021.

Menurutnya cara yang sangat unik dan elegan ini untuk menanamkan kecintaan warga DIY terhadap bangsa. (ROKIM/B-6)